PAM Lyonnaise Jaya, PT (PALYJA)

Country: 
Indonesia

row description

Profile

PT PAM Lyonnaise Jaya (PALYJA) adalah operator penyediaan dan pelayanan air bersih untuk wilayah Barat DKI Jakarta melalui Perjanjian Kerjasama dengan PAM Jaya untuk masa konsesi 25 tahun, yang ditandatangani pada 1 Februari 1998. PALYJA bertanggungjawab atas produksi, distribusi, operasional dan pemeliharaan infrastruktur air bersih di wilayah konsesi, serta pelayanan pelanggan (pencatatan meter, penagihan, pembayaran, dan kepedulian pelanggan).  Dengan misi menyediakan air bersih dengan kuantitas, kesinambungan dan kualitas yang baik melalui operasi yang unggul, sejak tahun 1998, PALYJA telah berhasil meningkatkan akses air bersih menjadi lebih dari 405 ribu sambungan bagi lebih dari 3 juta penduduk di wilayah Barat DKI Jakarta.

Infrastructure Feed

Subscribe to IAO E-Newsletter now to get news & insight about Infrastructure & Construction sector:… https://t.co/aunCTw4Hzd
Tahukah anda bahwa pembuatan LRT (Light Rapid Transit) Akan Menggunakan Komponen Nasional Hingga 65% di 2019 ! Bac… https://t.co/C8A2YjKAGQ
"The best advice I ever got was that knowledge is power and to keep reading," - David Bailey https://t.co/NQMdIlGCI4
Turkish Cluster Project Participated in Konstruksi Indonesia 2017 - Read more here: https://t.co/WfyO4XbKm6 https://t.co/wZvZK5aj2t
Sudahkah anda subscribe ke newsletter https://t.co/CZdVLRv83u? Daftarkan email anda di sini untuk mendapatkan upda… https://t.co/LJfURkzvsQ
  • "This event allowed me to meet and make contact with people involved across the breadth of the building industry, which will contribute to the ongoing opportunities and growth of my practice."
    Sawaktol olo
    Director, Uganda Rocket Construction
  • "There were very informative conference/workshop sessions, well worth coming."
    Mugambi
    Business Development Manager, Timbuktu Constructions
  • "The expo was a great opportunity to meet partners and colleagues, discuss current initiatives and see the latest innovations. Well worth attending."
    Abdul Collins
    Construction president of Syria